Akibat Buruk Kurang Asupan Serat

Serat merupakan salah satu zat yang diperlukan oleh tubuh. Zat ini terkandung dalam berbagai jenis sayuran dan buah-buahan. Serat memegang peranan penting dalam tubuh sebab zat ini memiliki manfaat yang sangat besar untuk tubuh. Ada banyak sekali gangguan kesehatan yang dapat ditimbulkan apabila kita kekurangan asupan serat harian.

Tentu yang paling mudah kita tebak adalah masalah pencernaan. Serat memang dibutuhkan oleh system pencernaan agar dapat beroperasi dengan lancar. Namun ternyata, kekurangan serat bisa berujung pada masalah kesehatan lain yang jauh lebih mengerikan dibandingkan dengan sekedar buang air besar tidak lancar. Berikut ini adalah beberapa masalah kesehatan yang bisa muncul akibat kurangnya serat dalam tubuh.

Gangguan Pencernaan

Masalah yang ditimbulkan akibat kurangnya asupan serat dalam tubuh adalah gangguan pencernaan. Dimulai dari susah buang air besar hingga kanker usus bisa saja terjadi jika kita menyepelekan asupan serat dalam menu harian kita.

Asupan serat yang cukup memudahkan pergerakan sistem pencernaan, yang di dalamnya termasuk usus. Semakin mudah usus bergerak, maka semakin banyak racun serta kotoran yang kita buang. Tentu saja dengan ini kita tidak akan menumpuk racun yang bisa menjadi penyakit. Jika asupan serat kurang, makan racun bisa menumpuk di usus dan mengakibatkan gangguan pencernaan, bahkan kanker ususĀ  besar.

Penyakit Jantung

Serat dapat membantu penyerapan kolesterol dalam tubuh. Jika tubuh kekurangan serat, maka penyerapan kolesterol pun menjadi tidak optimal. Ini bisa berujung pada penyumbatan pembuluh darah yang akan mengakibatkan serangan jantung.

Obesitas

Makanan kaya serat ternyata mampu membuat perut kita kenyang lebih lama. Dengan begini, kita tidak akan makan berlebih. Jika kita kurang serat, otomatis perut kita akan semakin cepat lapar yang mana akan mendorong hasrat untuk makan semakin besar. Kalau kita tidak bisa mengontrol hal ini, maka berat badan kita akan terus naik dan akhirnya obesitas.

Selain itu, serat juga bisa membantu mengontrol kadar gula dalam darah. Kadar gula darah yang terkontrol dapat menghindarkan kita dari berat badan berlebihan dan juga penyakit diabetes.